KABARKALIMANTAN1, Palangka Raya —Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, menilai bahwa hadirnya pemimpin daerah dalam kegiatan masyarakat memiliki dampak besar dalam membangun kepercayaan dan memperkuat semangat kebersamaan.
Menurutnya, kehadiran wali kota, wakil wali kota, camat, hingga lurah dalam berbagai kegiatan warga bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk nyata kedekatan pemerintah dengan masyarakat.
“Hadirnya pemimpin daerah bukan hanya bentuk dukungan, tetapi simbol kebersamaan dalam membangun kota,” ujarnya, Kamis (11/9/2025)
Subandi mencontohkan antusiasme warga saat peringatan 17 Agustus lalu. Kehadiran pemimpin daerah membuat kegiatan sederhana terasa lebih bermakna dan membangkitkan semangat masyarakat.
Ia menilai, warga sebenarnya tidak menuntut banyak, yang mereka butuhkan adalah perhatian dan kedekatan dari pemerintah.
“Kehadiran langsung membuat warga merasa dihargai dan diperhatikan,” katanya.
Subandi menegaskan, momen kebersamaan seperti itu menjadi sarana penting bagi pemerintah untuk mendengar aspirasi masyarakat tanpa perantara. Di sisi lain, bagi warga, pertemuan langsung dengan pemimpin menjadi motivasi dan bukti bahwa suara mereka didengar.
Menurutnya, kedekatan emosional antara pemerintah dan masyarakat merupakan modal sosial yang sangat penting. Pembangunan tidak hanya menyangkut infrastruktur fisik, tetapi juga hubungan baik dan rasa saling percaya.
“Melalui kegiatan di tingkat RT atau kelurahan, pemerintah bisa melihat langsung semangat gotong royong warga. Jika hubungan emosional terjalin baik, kepercayaan masyarakat akan semakin kuat,” ucap Subandi.
Ia berharap tradisi menghadiri kegiatan warga terus dipertahankan, karena dari situlah muncul kebersamaan yang menjadi fondasi pembangunan di Kota Palangka Raya.
“Inilah modal sosial yang harus kita jaga bersama,” tutupnya.


