BISNIS

Dislutkan Bantu Sediakan Akses Permodalan Eksportir KP di Kalteng

KABAR KALIMANTAN 1, Palangka Raya – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah membantu menyediakan akses permodalan ke perbankan bagi para pelaku eksportir sektor kelautan dan perikanan di wilayah setempat.

“Salah satunya kami mendatangi langsung pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) ekspor kelautan dan perikanan bersama pihak perbankan,” kata Kepala Dislutkan Kalteng Darliansjah di Palangka Raya, Minggu (1/5/2022).

Dalam hal ini adalah Ali Giono Bakut salah seorang pelaku UKM ekspor kelautan dan perikanan berupa ikan betutu di Jalan Lele, Palangka Raya. Beberapa waktu lalu tim Dislutkan datang bersama perwakilan Bank Kalteng.

Melalui fasilitasi ini, diharapkan eksportir semakin mudah dalam mengakses permodalan di perbankan untuk semakin mengembangkan usaha yang mereka dimiliki.

“Pemerintah provinsi berupaya hadir di tengah masyarakat, yakni para eksportir sektor kelautan dan perikanan sehingga usahanya terus berkembang,” tegasnya.

Pihaknya bersinergi bersama jajaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) beserta industri jasa keuangan seperti halnya perbankan, agar para pelaku usaha di Kalteng termasuk eksportir tak ada yang terkendala dalam berusaha akibat permasalahan modal.

Hal ini sesuai arahan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran yang menginginkan sektor kelautan dan perikanan bisa terus dipacu untuk mendorong peningkatan perekonomian daerah, yang pada akhirnya menyejahterakan masyarakat.

Kondisi ini mengingat potensi kelautan dan perikanan Kalteng begitu potensial dan sangat bisa dikembangkan lebih jauh lagi. Saat ini ada banyak produk kelautan dan perikanan Kalteng yang sudah menjangkau pasar ekspor, di antaranya ikan botia, ikan seluang, hingga tanaman air jenis bucepalandra.

Berbagai negara tujuan ekspornya, tak hanya di wilayah Asia seperti Malaysia maupun Singapura, tetapi juga menjangkau Eropa seperti halnya Ceko.

“Kami bekerja keras untuk mengoptimalkan pengembangan sektor kelautan dan perikanan, demi mewujudkan peningkatan perekonomian daerah,” tegasnya.

Lebih lanjut Darliansjah memaparkan, Gubernur Sugianto terus berinovasi dan mengembangkan sektor ini secara sungguh-sungguh yang salah satunya pada saat ini dalam tahap pengembangan yakni kawasan tambak udang vaname atau shrimp estate dimulai dari Kabupaten Sukamara.

 

Sumber: ANTARA

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top