Piala Dunia 2022

Singa Atlas ke Semifinal, Kontroversi Diderita Portugal

KABARKALIMANTAN1, Doha – Kejutan besar terjadi di perempatfinal Piala Dunia 2022. Maroko berhasil lolos ke semifinal. Singa Atlas itu menang 1-0 atas Portugal yang pulang dengan setumpuk kontroversi.

Laga Maroko vs Portugal berlangsung di Stadion Al Thumama, Sabtu (10/12/22) malam WIB. Youssef En-Nesyri menjadi penentu kemenangan Singa Atlas berkat golnya di akhir babak pertama.

Hebatnya, Maroko mengakhiri laga dengan 10 orang di lapangan setelah pemain pengganti Walid Cheddira diganjar kartu kuning kedua (kartu merah) di awal injury time.

Peluang bagus lanngsung diciptakan Portugal saat laga belum sampai 5 menit. Sebuah umpan dari sisi kanan disambut Joao Felix dengan diving header, tapi bola bisa dihalau keluar oleh Yassine Bounou.

Serangan balik berbahaya Maroko. Yahiya Attiat-Allah berakselerasi di sayap kiri lalu mencoba menusuk kotak penalti. Diogo Dalot melakukan intersepsi, kemudian sepak pojok Maroko diteruskan Hakim Ziyech dengan sundulan yang masih melambung.

Portugal mengancam gawang Maroko di menit ke-30. Sepakan Joao Felix dari luar kotak penalti mengenai Jawad El Yamiq, bola berbelok meluncur ke sudut atas gawang Maroko lalu keluar.

Hanya 5 menit berselang, giliran Maroko mengancam Portugal. Selim Amallah meneruskan umpan dari sisi kiri tapi tembakannya melambung. Sofiane Boufal kemudian melepaskan sepakan melengkung meski dengan belum menguji Diogo Costa.

Maroko memecah kebuntuan di menit ke-42. Attiat-Allah mengirim umpan dari sayap kiri ke kotak penalti, lalu diselesaikan Youssef En-Nesyri dengan tandukan ke gawang Portugal. Gol untuk Maroko, 1-0.

Tidak lama kemudian, upaya Portugal mengenai mistar gawang. Bruno Fernandes melepaskan tembakan voli, bola melambung tak mampu dijangkau Bounou tapi hanya membentur bingkai gawang.

Usai turun minum, Diogo Costa membuat penyelamatan bagus untuk menghalau set-piece Maroko. Ziyech melepaskan bola lambung dari sayap kanan, El Yamiq menanduk bola dari depan gawang yang ditangkal Diogo Costa.

Serangan berbahaya dari Portugal di menit ke-58. Sebuah umpan dari sayap kanan menemui Goncalo Ramos di kotak penalti. Ramos melepaskan sundulan, tapi bola hanya melebar tipis. Lima menit kemudian, sepakan Bruno Fernandes dari dekat area D melambung.

Sudah 70 menit terlewati, serangan-serangan Portugal buntu. Pada 10 menit terakhir, sodoran Cristiano Ronaldo kepada Joao Felix diteruskan dengan tembakan keras kaki kiri. Bola melesat ke arah sudut atas gawang Maroko tapi Bounou terbang untuk menepis.

Portugal mulai kehabisan waktu. Maroko mengerahkan hampir seluruh pemainnya untuk bertahan demi mengamankan gol kemenangan. Ironisnya, Maroko hampir saja mengubur Portugal lebih awal.

Sebuah skema serangan balik membebaskan Walid Cheddira tapi, sepakannya dari dalam kotak penalti cuma melebar. Setelahnya Portugal gagal memaksimalkan peluang usai tembakan Ronaldo diselamatkan Bounou.

Delapan menit injury time. Maroko mesti kehilangan Cheddira diganjar kartu juning kedua menyusul tekelnya terhadap Joao Felix.

Sebuah insiden kecil terjadi saat Ronaldo yang menangis, didekati fans yang tak mau mengerti situasi. CR7 pun mendorong, sebelum diamankan petugas. Sementara pelatih Portugal Fernando Santos, mengaku tak menyesal telah membangku-cadangkan Ronaldo.

“Ya, saya tak menyesal telah menemppatkannya di bangku cadangan. Ini semua demi kebutuhan tim. Bukankah hasilnya baik-baik saja?” ujar Fernando Santos.

Meski yakin mencadangkan Ronaldo, faktanya setelah tertinggal, Santos panik hingga memasukkan CR7 pada menit ke-50. Biasanya ia akan menurunkan pemain pengganti di ujung laga.

“Saya kira ia lebih baik diam dan tidak menambah panas situasi. Tak ada untungnya. Yang terbaik, menghibur semua anggota tim,” komentar Paulo Bento, eks pelatih timnas Portugal era sebelum Santos.

 

HASIL PERTANDINGAN
Maroko vs Portugal: 1–0
(En-Nesyri 42′)

Susunan Pemain
MAROKO: Bounou, Saiss (Dari 57′), Hakimi, El Yamiq, Attiat-Allah, Ziyech, Amrabat, Amallah (Cheddira 65′), Ounahi, Boufal (Jabrane 82′), El-Neysri (Benoun 65′)

PORTUGAL: Diogo Costa, Pepe, Raphael Guerreiro (Cancelo 51′), Ruben Dias, Diogo Dalot (Ricardo Horta 79′), Otavio (Vitinha 69′), Ruben Neves (Ronaldo 52′), Bruno Fernandes, Bernardo Silva, Joao Felix, Goncalo Ramos (Leao 69′)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top