Kalteng

Sebelum Meninggal, Riduanto Mengeluh Nyeri Dada Sebelah Kiri

KABARKALIMANTAN1, Palangka Raya — Anggota DPRD Palangka Raya Riduanto meninggal dunia secara mendadak, Minggu (19/12/2021). Malam hari, Riduanto sempat mengeluh sakit nyeri dada di sebelah kiri hingga bagian belakang kepada sang istri.

Hal itu diungkapkan Ketua DPC PDI Palangka Raya Nenie Lambung yang juga anggota DPRD Palangka Raya, saat ditemui di ruang jenazah RS Doris Sylvanus Palangka Raya.

“Istrinya ada cerita saat di IGD. Kami dapat telepon dari istrinya tadi pagi bahwa Riduanto tidak sadarkan diri dan kamipun langsung ke rumah sakit, tetapi beliau sudah meninggal,”kata Nenie.

Anggota dewan lain, Sigit Wido juga mengungkapkan hal yang sama, dari informasi yang didengarnya, Riduanto sempat mengalami sesak malam hari sebelum meninggal. “Pagi tadi pingsan dan dibawa ke rumah sakit tapi tak tertolong,”ujarnya.

Menurut Sigit, selama mengenal Riduanto, memang tidak pernah mengeluh sakit dan kuat merokok, tapi yang ia tahu, 5 tahun lalu Riduanto memang ada riwayat jantung.

Meninggalnya Riduanto secara mendadak karena indikasi serangan jantung, menurut Ketua DPD PDIP Kalteng Arton Dohong, hendaknya menjadi pengingat bagi semua agar selalu rutin memeriksakan kesehatan.

“Ini penting bagi kita agar bisa melakukan pengecekan kesehatan. Mungkin karena kesibukan tugas beliau di DPRD dan partai, tidak sempat mengecek kesehatan,”ucapnya.

Sementara itu Direktur RS Doris Sylvanus Palangka Raya drg Yayu Indriaty menjelaskan, saat politisi PDIP itu dibawa ke rumah sakit sekitar pukul 08.30 wib sebenarnya sudah tidak ada denyut nadi dan tidak sadarkan diri.

“Tapi dari EKG masih ada pompa jantung, sehingga dipijat jantung dan obat-obatan selama 30 menit. Kami mendiagnosa saat kematian sebagai henti jantung atau cardiac arrest, bisa jadi karena problem jantung selama ini,”pungkas Yayu. (TVA)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top