Sako Beri Keterangan ke Ditreskrimum Polda Kalteng, Diperiksa Lebih 2 Jam

FacebookWhatsAppXShare

KABARKALIMANTAN1, Palangka Raya – Anggota DPRD Kalteng Sriasako kembali mendatangi Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalteng Selasa (6/6/2023). Kedatangan Dewan Pertimbangan Partai Demokrat Kalteng ini, tanpa didampingi pengacara hanya ditemani putrinya Helen.

Sako panggilan akrab suami wakil wali Kota Palangka Raya ini, datang memenuhi panggilan penyidik untuk memberikan keterangan tindak lanjut laporannya terhadap Bupati Barito Utara sekaligus Ketua DPD Partai Demokrat Kalteng Nadalsyah.

Sako berada di dalam ruangan pemeriksaan cukup lama dari sekira pukul 09.15-11.30 wib. Saat diwawancarai awak media, Sako terlihat lebih tenang tidak berapi-api seperti pertama kali melapor Nadalsyah beberapa hari lalu.

“Saya sudah memberikan keterangan sesuai chat yang ada itu. Menurut saya chat itu adalah tidak menyenangkan dengan ancaman. Hari ini saya datang untuk memberikan keterangan. Lebih 10 pertanyaan yang diajukan kepada saya,” ujar Sako.

Bahkan Sako berencana akan kembali melaporkan Nadalsyah ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalteng, menambahkan pasal dalam laporannya nanti.

Hal itu disebabkan ada upaya tuntutan balik dari pihak Nadalsyah, seperti yang disampaikan Sekretaris DPD Partai Demokrat Kalteng Junaidi saat dikonfirmasi wartawan usai laporannya ke Polda Kalteng.

“Kalau begitu saya akan tambah pasalnya. Saya ini dengan tujuan baik, sampai melapor pun tidak ada pengacara. Tapi kalau undang-undang ITE itu jelas. Ancaman penjara 4 tahun. Saya ini juga mengerti hukum, MH,”ujarnya

Sako menegaskan permasalahan dirinya dengan Nadalsyah murni masalah pribadi dan tidak ada hubungannya dengan partai berlambang mercy tempat ia dan Nadalsyah berkarir politik.

Menurut Sako imbas perseteruan dirinya dengan Nadalsyah memicu dirinya digugat cerai oleh sang istri Umi Mastikah ke Pengadilan Agama Palangka Raya pada 30 Mei lalu.

“Pada saat itu kan saat dalam kondisi pening-peningnya, sampai lepas kontrol ngomong ke istri, kalau mau pisah tidak apa-apa urus saja sana. Ibu juga lagi tegang-tegangnya saat itu stres karena ditekan dari partai saya tahu itu,”tuturnya lagi. (tva)

 

 

 

FacebookWhatsAppXShare

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *