Gunung Mas

Pemkab Gumas Lestarikan Budaya Lokal Melalui Festival Mining Mahasa

KABARKALIMANTAN1, Palangka Raya – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah terus berupaya melestarikan kesenian dan budaya lokal melalui Festival Budaya Mining Mahasa 2024.

“Festival ini bertujuan mewujudkan ketahanan sosial dan budaya di tengah pengaruh budaya asing, yang senantiasa mempengaruhi kehidupan masyarakat melalui arus komunikasi dan teknologi informasi,” kata Pj Bupati Gunung Mas Herson B Aden di Kuala Kurun, Selasa (18/06).

Dia mengatakan budaya merupakan kebiasaan baik yang dimiliki oleh masyarakat, dan diajarkan secara turun temurun agar selalu diwariskan dan dilestarikan oleh generasi selanjutnya.

“Budaya menjadi identitas suatu komunitas masyarakat atau daerah, sekaligus menjadi daya tangkal dari pengaruh budaya negatif yang berasal dari luar,” kata Herson.

Menurut dia, pengaruh budaya luar saat ini menjadi suatu tantangan yang harus dihadapi dalam suatu komunitas masyarakat, yang berpengaruh dalam membentuk pola hidup dan perilaku sosial.

“Jadi, dengan adanya FBMM ini, diharapkan dapat sebagai sarana sekaligus upaya untuk terus melestarikan budaya,” katanya.

FBMM 2024 merupakan salah satu kegiatan dalam rangkaian menyambut Hari Jadi ke-22 Gumas pada 21 Juni 2024. Selain FBMM, pemerintah kabupaten juga telah menyiapkan serangkaian kegiatan seperti pameran pembangunan dan lainnya.

Ketua Panitia kegiatan pembukaan FBMM dan pameran pembangunan Barthel mengatakan bahwa FBMM 2024 diikuti oleh 1.233 orang, yang berasal dari 12 kontingen kecamatan yang ada di kabupaten setempat.

FBMM 2024 mempertandingkan 14 cabang lomba yakni pawai budaya, dayung tradisional, ‘habayang’, ‘balogo’, ‘karungut’, ‘deder’ berpasangan, ‘manjawet’, tari daerah, ‘manyipet’, ‘pakasak lamang’, ‘mangenta’, masakan tradisional, membuka lawang sakepeng, dan pemilihan putra/putri pariwisata.

FBMM 2024 dimulai 16-20 Juni 2024. Adapun tempat pelaksanaan terbagi di beberapa tempat yakni Stadion Mini Kuala Kurun, Gedung Pertemuan Umum Damang Batu, Gedung Sanggar Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Gumas, dan Pelabuhan Pemerintah Daerah. (ANT)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top