KABARKALIMANTAN1, PALANGKA RAYA – Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Kalteng bersama Satlantas Polres jajaran menindak tegas dengan memberikan Tilang terhadap kendaraan truk Over Dimension Over Loading (ODOL) atau truk bermuatan lebih yang melintas di wilayah hukumnya.
Penindakan terhadap kendaraan ODOL di Ditlantas Polda Kalteng dipimpin oleh Kasat PJR AKBP Suwarno, sedangkan untuk Satlantas polres jajaran dipimpin oleh kasat lantas.
Dirlantas Polda Kalteng Kombes Heru Sutopo, mengatakan, penindakan terhadap kendaraan ODOL dilakukan karena berbahaya bagi pengguna jalan yang lain, termasuk kepada pengendara itu sendiri.
Selain itu karena berpotensi mengakibatkan kecelakaan lalulintas yang nantinya akan sangat berdampak fatal.
“Tidak hanya itu, pelanggar muatan dan dimensi berlebih di jalan berdampak juga terhadap rusaknya infrastruktur jalan dan jembatan,” ungkap Heru, Rabu (20/4/2022).
Dirlantas mengaku, pihaknya sudah memberikan petunjuk dan arahan kepada seluruh Satlantas jajarannya, baik melalui lisan maupun surat.
“Ini merupakan bentuk nyata komitmen kami dalam mendukung program pemerintah agar Indonesia bebas ODOL di tahun 2023. Terlebih saat ini kita tidak lama lagi akan menghadapi gelombang arus mudik dan arus balik idulfitri 2022,” urainya.
Selama dua bulan, dari Februari sampai Maret 2022, Ditlantas Polda Kalteng bersama polres jajaran sudah menindak 1.839 pelanggar ODOL.
“Kami mengimbau kepada pengguna jalan khususnya para sopir truk, jangan membawa barang melebihi kapasitas, untuk keselamatan kita bersama,” tutupnya. (ITING)
