Kalteng

Sekolah Gelar PTM Terbatas, Simak Persiapan Tiga Sekolah Ini

KABARKALIMANTAN1, Palangka Raya -Saat ini, sejumlah sekolah di Kota Palangka Raya, tengah bersiap-siap menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas dan ada yang sudah melaksanakannya. Mengingat, kini Palangka Raya sudah berada di level 2 dan kasus COVID-19 telah melandai.

Wartawan KabarKalimantan1.com memantau aktivitas proses belajar mengajar di tiga jenjang sekolah yang sudah melaksanakan PTM, Jumat (12/11/2021), yakni SMAN 4, SMPN 8 dan SDN 2 Palangka Raya.

Di SMAN 4 Palangka Raya, wakil kepala sekolah Rahimin mengatakan, proses PTM sudah dilaksanakan secara bertahap dan sejauh ini berjalan dengan baik. Tetapi sebagian siswa mengikuti secara langsung (luring) sebagian besar masih online (during). Hanya kelas XII dan X saja mengikuti PTM, sedangkan kelas XI, masih belajar secara online, karena ruangan masih direnovasi.

Jumlah siswa perkelas juga masih dibatasi 15 sampai 20 orang saja, dengan standar persyaratan telah mendapatkan vaksin sampai dua kali, surat pernyataan izin dari orangtua serta dalam kondisi sehat. Begitu juga dengan tenaga pengajar.

“Alhamdullilah, sejauh ini masih berjalan dengan baik tanpa ada kendala dan belum ada konfirmasi sakit karena dampak COVID-19,”tutur Rahimin.

Begitu pula juga dj SMPN 8 Palangka Raya yang sedang mempersiapkan PTM untuk standar penyelenggaraan akan dilangsungkan dan secara terbatas serta penuh kehati-hatian dengan memenuhi syarat-syarat protokol kesehatan.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMPN Palangka Raya Helmi Tara, menyampaikan pekan depan, 15 November baru akan dilaksanakan. Tetapi secara bertahap yang hanya dilaksanakan 3 kali seminggu yaitu Senin, Rabu dan Jumat saja. Untuk hari di luar itu, akan dilaksanakan secara daring.

“Jumlah siswa juga masih kita batasi, untuk minggu ini yang masuk hanya kelas sembilan saja, minggu depan kelas delapan dan minggu selanjutnya kelas 7. Kami juga masih membatasi kuota jumlah siswa yang masuk dalam kelas,”ujar Helmi.

Helmi juga menambahkan, kelas juga dibagi dalam dua sesi yaitu kelompok A dengan nomor absen urut 1 sampai 16, durasi waktu 2 jam pembelajaran. Kelompok B juga sama dari Urutan 17 sampai 32. Artinya, dalam satu kelas itu kuota siswa itu hanya 50 persen saja.

Senada dengan SMP 8 Palangka Raya, SDN 2 Palangka Raya juga tengah mempersiapkan PTMT, menyesuaikan dengan panduan penyelenggaraan pembelajaran yang sudah diterbitkan.

Kepala SDN 2 Palangka Raya Sumiati mengatakan, bahwa secara khusus sedang mempersiapkan apa yang menjadi prokes menyambut PTM, mulai dari sarana protokol kesehatan setiap kelas maupun diluar dan izin dari pemerintah.

“Insya Allah, rencananya kita SDN 2 akan mulai PTMT ini di minggu ketiga November ini, dan tentunya juga berharap semoga disambut baik oleh orang tua siswa dan pemerintah”ucap Sumiati.

Mereka berharap dengan pelaksanaan PTMT ini, semoga bisa membangkitkan kembali semangat belajar siswa-siswa dan mengamini untuk kedepannya proses pembelajaran akan semakin lebih baik lagi.

Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Akhmad Fauliansyah mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan evaluasi PTM terbatas secara berkala. Hal ini menindaklanjuti arahan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim, yang memberikan keleluasaan untuk menyesuaikan PTM terbatas dengan mengikuti syarat-syarat yang tertuang dalam SKB 4 menteri dan panduan penyelenggaraan pembelajaran PAUD Dikdasmen yang sudah diterbitkan. (MGN/TVA)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top