Kalteng

Nasib Terminal Lama Bandara Tjilik Riwut

KABARKALIMANTAN1, Palangka Raya —Terminal Bandar Udara (Bandara) Tjilik Riwut Palangka Raya, Kalimantan Tengah resmi operasional 28 Maret 2019.

Sejak itu keberadaan terminal lama yang dulu dikenal dengan Bandar Udara Panarung, tidak lagi berfungsi sebagai landasan maskapai penerbangan.

Bagaimana nasib bandara lama yang kini tinggal kenangan bagi masyarakat Kalimantan Tengah? Saat wartawan Kabar Kalimantan1 menelusuri tempat ini, terlihat tak terawat dan terbengkalai.

Ilalang pun tampak tumbuh liar di sekitar terminal. Tak hanya itu saja, sampah juga berserakan di depan koridor pintu masuk Emergency Operation Centre (EOC). Bahkan beberapa bagian bangunan sudah rusak.

General Manager Angkasa Pura II Kantor Cabang Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Siswanto mengakui memang saat ini terminal lama, belum dimanfaatkan karena ada sejumlah bagian bangunan yang sudah rusak.

“Memang ada rencana bahwa nanti sebagian gedung akan difungsikan untuk gudang kargo,”kata Siswanto, Senin (25/10/2021).

Jika tidak ada aral melintang, Siswanto bilang, rencana tersebut akan direalisasikan pada tahun depan.

Selama ini pernah dimanfaatkan sebagai EOC, pusat kendali operasi bila terjadi kondisi darurat atau pembajakan pesawat, kecelakaan dan lainnya.

Selain itu juga sebagai kantor dan koordinator Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPD) dengan operator heli pada saat ada bencana Karhutla.

“Kita juga sudah beberapa kali sounding untuk memasarkan gedung/area di eks terminal lama yang sangat memungkinkan untuk dijadikan kegiatan komersial dan exsibisi”ujarnya.

Lantaran adanya pandemi COVID-19, menjadi salah satu hambatan untuk merealisasikan hal tersebut. (TVA)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top