Indonesia

Kalah 0-2, Manajer Bhayangkara FC Bantah Ludahi Pelatih Persib

KABAR KALIMANTAN 1, Magelang – Sebuah video berisi insiden seusai laga yang dimenangi Persib 2-0, viral di media sosial. Manajer Bhayangkara FC, Sumardji, tampak “meludahi” pelatih Persib, Robert Albert. Ternyata Sumardji membantah.

Dalam tayangan itu, tampak Sumardji melakukan gerakan seperti meludah ke arah Robert Albert. Pelatih asal Belanda itu secara refleks menarik kepalanya. Sepintas, ia seperti menghindari sesuatu.

Di berbagai media pun banyak ditulis: Manajer Bhayangkara Meludahi Robert Albert. Faktanya, tidak demikian jika menurut sumber redaksi yang saat itu berada di sekitar sang manajer.

“Saya pastikan 1000 persen tidak ada yang meludah. Jangan goreng jadi masalah. Kejadian yang benar adalah saya bersama ofisial BFC mempertanyakan ucapan coach Rene Albert dan ofisial tim, kenapa mengatakan polisi mengatur wasit di menit 82, saat wasit memberikan tendangan pinalti kepada BFC. Saya tahu, meludahi seseorang itu ada sanksi hukumnya,” jelas sumber redaksi, mengutip ucapan Sumardji.

Setelah pertandingan, Sumardji bersama ofisial melakukan konferensi pers tentang kejadian yang sebenarnya. Tapi ia kecewa, masih banyak media yang tetap menulis bahwa Sumardji meludahi pelatih Persib.

Sumardji menyarankan, boleh protes ke wasit, tapi jangan menuduh seenaknya. Kalau pelatih dan ofisial Persib ingin protes, jangan ke bench tim lawan, tapi ke wasit.

 

Sumber tadi melanjutkan,  “Kalau ada benda asing mendarat di wajah, apalagi seperti ludah, seseorang akan langsung secara refleks menyeka wajahnya. Tapi Rene Albert tidak melakukan hal itu. Apalagi dia warga Belanda yang paham hukum, tentu sudah lapor polisi.”

Persib sendiri memenangi laga yang digelar di Stadion Madya, Magelang, Sabtu 16 Oktober 2021 tersebut dengan skor 2-0. Gol dicetak Febri Hariyadi dan Ezra Walian.

Kedua gol Maung Bandung diciptakan di babak pertama dan bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

To Top