Kalimantan Tengah

Bantu Korban Banjir, KMHDI Kalteng Soroti Penyebab Banjir di Kalteng

 

KABARKALIMANTAN1, Palangka Raya – Bencana banjir yang terjadi di beberapa wilayah Kalimantan Tengah, terutama di Kabupaten Katingan, Kotawaringin Timur dan Seruyan, menyedot  perhatian khalayak dari berbagai elemen, tak terkecuali Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Kalimantan Tengah.

Untuk meringankan sedikit beban korban yang terdampak banjir di Kecamatan Pulau Malan Desa Buntut Bali, di Kabupaten Katingan, organisasi mahasiswa ini menyalurkan bantuan sembako, Rabu (8/9/2021).

“kami bersama jajaran pengurus, turun langsung membagikan sembako kepada masyaakat dan sekaligus untuk melihat secara langsung kondisi serta kebutuhan yang mendesak”, kata Ketua Pimpinan Daerah KMHDI Kalteng, Candra Wardhana, Kamis (9/9/2021).

Kegiatan ini, tahap pertama penyaluran bantuan yang dilakukan pihaknya, dengan jumlah sembako 70 paket. Ini merupakan bukti responsif organisasi dalam menanggapi terkait bencana banjir yang terjadi di Kalteng, sehingga KMHDI Kalteng dan KMHDI se Indonesia turut serta memberikan suport untuk korban yang terdampak.

Candra juga menyoroti terkait bencana banjir yang terjadi di beberapa wilayah Kalimantan tengah adalah banjir yang terparah sepanjang bencana banjir di beberapa dekade terakhir. Hal ini bukti, terjadinya pengundulan hutan di bagian hulu sungai di Katingan, Seruyan, Kotawaringin Timur dan di beberapa wilayah lain.

Banjir tidak hanya terlepas dari krisis iklim yang terjadi, namun tak bisa dipungkiri bahwa terjadi deforasi atau pengundulan hutan di 10 tahun terakhir yang menimbulkan kerusakan ekologi di Kalteng.  Oleh sebab itu, hendaknya pemerintah harus bijak dalam memberikan izin kepada korporasi guna mempertimbangkan keasrian tatanan ekosistem yang kian berkurang akibat krisis ekologi. (TVA)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top