KESRA

Sebanyak 11.905 Anak Usia 6-11 Tahun di Palangka Raya Telah Divaksin

KABAR KALIMANTAN 1, Palangka Raya – Sebanyak 11.905 anak usia enam tahun hingga 11 tahun di Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah telah disuntik vaksin COVID-19 dosis pertama.

“Data terakhir, anak usia 6-11 tahun yang telah mendapat vaksinasi COVID-19 dosis pertama sudah mencapai 11.905 orang atau 40,73 persen,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Andjar Hari Purnomo di Palangka Raya, Kamis (6/1/2022).

Sementara untuk vaksin COVID-19 dosis kedua dengan sasaran anak-anak usia sekolah dasar baru empat orang atau 0,01 persen yang divaksinasi COVID-19 dosis kedua.

Pihaknya pun menargetkan vaksinasi COVID-19 anak usia 6-11 tahun di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah selesai pada tiga hingga bulan ke depan.

“Ditargetkan pemberian vaksin bagi anak ini bisa tuntas minimal tiga bulan dan maksimal enam bulan ke depan. Tentu semuanya dengan pertimbangan ketersediaan vaksin,” kata Andjar.

Dia pun meminta orang tua tidak khawatir. Orang tua juga diminta mendorong anak-anaknya untuk tidak takut divaksin. Ini dalam rangka meningkatkan kekebalan tubuh.

Andjar mengatakan, pelaksanaan vaksinasi anak 6-11 tahun itu, setidaknya menjadi bagian dukungan pembelajaran tatap muka (PTM). Sehingga pelaksanaan pendidikan dapat berjalan berkelanjutan serta berkualitas bagi anak didik.

Sementara itu, terkait pelaksanaan PTM, Dinas Pendidikan “Kota Cantik” menyatakan ada 100 sekolah yang telah melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas di awal 2022.

Seluruh sekolah yang telah melaksanakan PTM terbatas terdiri dari 52 tingkat Taman Kanak-Kanak (TK), 28 tingkat Sekolah Dasar (SD) dan 30 tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Kadis Pendidikan Kota Palangka Raya Akhmad Fauliansyah melalui Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhamad Aswani, mendorong sekolah lain terus mempersiapkan sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan PTM terbatas.

“Kami juga meminta orang tua serta wali murid untuk aktif terlibat langsung mensukseskan Pembelajaran Tatap Muka dengan turut mengawasi anak dalam menerapkan prokes, terutama saat berada di luar lingkungan sekolah,” kata Aswani.

 

Sumber : ANTARA

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top