KABARKALIMANTAN1, Katingan — Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Katingan memberikan catatan penting terkait Nota Keuangan dan Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025.
Pandangan ini disampaikan oleh Juru Bicara Fraksi, Genjadid Utomo, M.Psi, dalam Rapat Paripurna ke-19 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025, baru-baru ini.
Menurut Genjadid, perubahan APBD merupakan langkah strategis untuk menyesuaikan kebijakan pembangunan daerah dengan kondisi aktual masyarakat dan dinamika ekonomi.
“Perubahan ini wajar sebagai respons terhadap kebijakan pusat, penyesuaian transfer ke daerah, serta realisasi asumsi keuangan daerah yang berbeda dari KUA-PPAS,” ujarnya.
Fraksi Gerindra menyoroti penurunan target pendapatan daerah hingga lebih dari Rp82 miliar, terutama pada sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal ini dinilai menunjukkan masih lemahnya kemandirian fiskal daerah.
“Kami mendorong Pemkab Katingan lebih inovatif dalam menggali potensi PAD melalui pajak, retribusi, dan optimalisasi aset daerah agar tidak hanya mengandalkan dana transfer pusat,” tegasnya.
Selain itu, Fraksi Gerindra mencermati adanya pengurangan belanja daerah yang cukup signifikan. Genjadid menekankan agar pengurangan ini tidak mengurangi kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Setiap belanja harus fokus pada program prioritas yang langsung menyentuh kebutuhan rakyat,” ujarnya.
Genjadid menambahkan, tantangan dalam pelaksanaan perubahan APBD antara lain terkait mandatory spending dan penyesuaian transfer dari pemerintah pusat.
Ia menekankan pentingnya penyusunan strategi jangka menengah untuk memperkuat basis ekonomi lokal dan mendorong investasi berkelanjutan di Kabupaten Katingan.
Fraksi Gerindra memberikan apresiasi atas kerja sama antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran DPRD, namun tetap menekankan pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik dalam setiap tahap pembahasan.
“Dengan catatan dan masukan tersebut, Fraksi Partai Gerindra pada prinsipnya menerima Nota Keuangan dan Raperda ini untuk dibahas lebih lanjut. Harapannya, anggaran yang disusun dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung kemajuan Kabupaten Katingan,” pungkas Genjadid.




