Uncategorized

Wasit Diprotes Messi dan Pepe, FIFA Beda Sikap

KABARKALIMANTAN1, Doha – Wasit Antonio Mateu Lahoz yang diprotes Lionel Messi, seusai memimpin laga Belanda vs Argentina, akhirnya pulang kampung alias mudik ke Spanyol.

Dalam laporan COPE, dikutip dari Daily Mail, Lahoz sudah kembali ke Spanyol. Hal itu berarti Lahoz tidak akan mendapat tugas untuk memimpin 4 laga tersisa di Piala Dunia 2022.

Antonio sebelumnya disorot Lionel Messi, atas kepemimpinannya di laga Belanda vs Argentina. Dalam pertandingan perempatfinal di Lusail Iconic Stadium itu, dia mengeluarkan 17 kartu kuning dan satu kartu merah. Messi kebgian kartu kuning sebuah.

“Kami banyak menderita atas keputusan dia. Saya pikir FIFA harus mengurusnya, tidak bisa sembarangan wasit ditugasi memimpin pertandingan sebesar dan sepenting ini,” cetusnya.

Usai laga itu, yang dimenangkan Argentina atas Belanda lewat adu penalti 4-3 setelah berimbang 2-2 dalam 120 menit, Messi terus mengoceh soal kinerja Antonio. “Terutama saat ia memberi 10 menit tambahan waktu yang tak jelas. Ia seperti ingin Belanda mencetak gol. FIFA harus menyelidikinya,” tutur La Pulga.

Selain Antonio, ada wasit lain yang jado sorotan. Dialah Facundo Tello, wasit killer asal Argentina, yang memimpin laga Portugal vs Maroko. Paara pemain Portugal, Pepe dan Bruno Fernandes, mengkritisinya.

Keluhan Pepe hanya selang sehari setelah Messi mengeluhkan kinerja wasit Antonio. Pepe percaya, penunjukkan Facundo Tello tidak seharusnya terjadi jika tak ada tujuan khusus.

“Tidak bisa diterima karena seorang wasit Argentina memimpin pertandingan kami, setelah apa yang terjadi kemarin, dengan keluhan Messi,” sembur Pepe dilansir Daily Express. “Setelah apa yang kulihat hari ini, sekarang mereka bisa memberikan trofi juaranya kepada Argentina.”

 

“Aku pergi dengan rasa sedih karena kami punya kemampuan untuk memenangi Piala Dunia ini. Perasaan dan arogansi wasit ada di atas lapangan. Aku bertaruh, Argentina yang akan jadi juara. Dari 9 wasit, 5 yang di lapangan hari ini dari Argentina. Apa lagi yang bisa kukatakan? Kita lihat saja siapa yang akan juara.”

“Keeputusan-keputusan wasit sangat tidak adil bagi kami. Banyak pelanggaran pemain lawan tak diganjar kartu kuning. Entah sedang melakukan apa wasit terhadap kami,” imbuh Bruno Fernandes.

Sementara Cristiano Ronaldo sudah lebih adem setelah sempat marah dan menangis akibat tersingkir. “Sebagai sesama pemain yang banyak disorot, saya akan senang melihat Messi mengangkat trofi Piala Dunia,” komentar CR7.

Facundo Tello selama ini dikenal sebagai wasit “kejam”. Ia pernah mengeluarkan 10 kartu merah dalam laga final antara Boca Juniors menghadapi Racing Club di Trofeo de Campeones de la Superliga Argentina.

Jika FIFA responsif terhadap keluhan Messi dan akhirnya memulangkan wasit Antonio Mateu, maka di kasus Facundo Tello, FIFA tak tampak bereaksi.

Bisa jadi karena Portugal toh sudah tersisih, atau karena memang ada peran FIFA yang menerjunkan banyak wasit Argentina di laga yang dilakoni Portugal. Itulah yang membuat Pepe berpikir, FIFA memplot Argentina dan Messi sebagai calon juara.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top