TMI Kalteng dan Dinas Pertanian Kotim Cari Solusi Kebutuhan Petani

KABARKALIMANTAN1, Sampit — Ketersediaan pupuk bersubsidi, perbaikan irigasi, pelatihan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta penguatan perbenihan menjadi sejumlah isu yang dibahas dalam pertemuan pengurus Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kalimantan Tengah dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kotawaringin Timur.

Pertemuan tersebut dihadiri Wakil Ketua DPW TMI Kalimantan Tengah Petrus, Sekretaris DPW TMI Kalimantan Tengah Farid, Wakil Ketua DPW Chindy, serta Ketua DPD TMI Kotawaringin Timur Luki.

Rombongan diterima langsung oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kotawaringin Timur Yephie, beserta jajaran.

Selain mempererat silaturahmi, pertemuan itu menjadi wadah menyerap aspirasi petani dan membahas sejumlah kebutuhan prioritas sektor pertanian di daerah.

Wakil Ketua DPW TMI Kalimantan Tengah Petrus mengatakan Tani Merdeka Indonesia siap berkolaborasi dengan pemerintah untuk membantu menjawab berbagai kebutuhan petani.

“Tani Merdeka hadir sebagai mitra strategis pemerintah. Petani membutuhkan dukungan mulai dari akses pupuk, benih, hingga teknologi pertanian. Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi petani,” ujarnya, Selasa (2/6/2026)

Sekretaris DPW TMI Kalimantan Tengah Farid menambahkan, organisasi tersebut berkomitmen mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

“Petani merupakan ujung tombak pembangunan pertanian. Karena itu, kami ingin memastikan berbagai program dapat dirasakan langsung oleh petani di lapangan,” kata Farid.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kotawaringin Timur menyambut baik kunjungan TMI Kalimantan Tengah.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan organisasi petani diperlukan untuk memperkuat pembangunan sektor pertanian.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan sejumlah kebutuhan yang memerlukan dukungan pemerintah pusat, di antaranya peningkatan jaringan irigasi, pengembangan teknologi alsintan, serta pengembangan sektor perkebunan di Kotawaringin Timur.

Pertemuan itu turut menghasilkan sejumlah rencana tindak lanjut untuk mengidentifikasi kebutuhan petani dan memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan program pertanian di daerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *