Sah! Modal Gabung Golkar, RK: Pengikut Saya 30 Juta

KABARKALIMANTAN1, Jakarta – Sah! Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akhirnya resmi menjadi Partai Golkar jelang Pemilu 2024. Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto mengumumkan langsung pada Rabu (19/1/2023).

Pria yang akrab disapa RK atau Kang Emil itu dipercaya mengisi jabatan wakil ketua umum sekaligus co-chair Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu).

“Jadi saya sebenarnya tidak meminta. Terserah beliau, tapi Pak Airlangga berbaik hati menempatkan saya posisinya Wakil Ketua Umum di Penggalangan Pemilih dan Co-Chair Bappilu,” kata RK di kantor DPP Partai Golkar di Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (18/1).

Ia mengatakan pengikutnya di media sosial menjadi modal penting. Emil yakin banyak pengikutnya yang kemudian tertarik dengan program kerja Partai Golkar. “Followers atau pengikut saya 30 juta. Itu saja sudah jadi modal,” ujar RK.

“Saya posting sehari sekali atau 2 hari sekali tentang Golkar, ada-lah yang nyangkut-nyangkut kan. Karena saya pasti menarasikannya dengan cara-cara yang lebih cerdas dan lebih persuasif ya,” imbuhnya.

Ada 3 Alasan

Kang Emil mengungkapkan 3 alasan ia memutuskan untuk berlabuh ke Partai Golkar. Pertama, ia menilai Golkar merupakan partai politik di Indonesia yang berada di posisi tengah dan tidak bermain konflik identitas.

Kedua, RK menilai partai Golkar memiliki sejarah institusi yang sangat terhormat dan konsisten membangun karya yang progresif. Ketiga, hubungan komunikasi dirinya dengan Airlangga terjalin baik selama ini, baik dalam diskusi perekonomian maupun kenegaraan.

RK juga mengklaim saat ini ia akan menuruti semua keputusan Golkar. Termasuk, menggaungkan narasi Airlangga sebagai capres yang diusung dari Partai Golkar.

“Kenapa Partai Golkar? yang pertama, partai Golkar itu sangat kuat sebagai simbol partai tengah, partai yang pancasilais, partai yang terbuka sehingga ini yang menjadi sebuah minat dari saya,” kata RK di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar di Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (18/1).

Sementara itu, Airlangga mengatakan Golkar telah melakukan pendekatan kepada RK dalam waktu yang cukup lama. Ia optimistis dapat meraih banyak suara di wilayah Jawa Barat dalam Pemilu 2024 mendatang.

“Tentu keberadaan pak Emil akan memperkuat Golkar tidak hanya di Jabar. Tapi kita tugas dari pak Emil adalah lebih luas dari itu, yaitu selaku co-chair Bapilu,” kata Airlangga di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar di Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (18/1).

Partai Golkar juga membuka peluang untuk mengusung Ridwan Kamil sebagai calon Gubernur Jawa Barat atau DKI Jakarta. “Jika nanti di tahun 2024 elektabilitas beliau tinggi, tentu kami tidak akan ragu mencalonkan beliau sebagai calon gubernur dari Partai Golkar untuk Provinsi Jawa Barat atau DKI Jakarta,” kata Ketua DPD Golkar Jawa Barat Ace Hasan Syadzily, Rabu (18/1).

Mengenai kans menjadi calon presiden, Ace belum bicara banyak. Dia hanya mengatakan bahwa Golkar telah memutuskan untuk mendukung Airlangga Hartarto berdasarkan hasil musyawarah nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *