KABARKALIMANTAN1, Banjarmasin – Polresta Banjarmasin, jajaran Polda Kalimantan Selatan, menyita delapan sepeda motor dalam patroli dini hari guna menekan aksi balap liar yang kerap meresahkan masyarakat dan membahayakan keselamatan pengguna jalan di Kota Banjarmasin.
Penindakan tersebut dilakukan saat patroli antisipasi balap liar yang digelar dini hari. Tim gabungan dari Unit Reaksi Cepat (URC) dan Satuan Lalu Lintas menyisir sejumlah ruas jalan yang selama ini dikenal sebagai titik rawan balap liar.
Pelaksana Harian Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Timbul R.K. Siregar di Banjarmasin, Selasa (16/6/2026), mengatakan patroli dilakukan sebagai langkah preventif sekaligus penegakan hukum untuk mencegah aksi kebut-kebutan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
“Sebanyak delapan sepeda motor kita amankan saat patroli antisipasi balap liar yang kami laksanakan dari malam hingga menjelang dini hari,” ujar Timbul saat ditemui usai memimpin patroli di Banjarmasin.
Menurut dia, kendaraan yang diamankan rata-rata menggunakan knalpot bising dan tidak memenuhi standar keselamatan berkendara sehingga berpotensi mengganggu ketertiban umum dan kenyamanan warga.
“Kita amankan ke Mako Polresta Banjarmasin untuk proses tilang selama tiga bulan,” katanya.
Dia menegaskan penindakan terhadap balap liar tidak hanya bertujuan menertibkan kendaraan, tetapi juga mencegah munculnya potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang sering menyertai aktivitas tersebut pada malam hingga dini hari.
Untuk memperkuat pengawasan, Polresta Banjarmasin telah membentuk pleton khusus yang bertugas melakukan patroli rutin bersama tim URC di sejumlah kawasan yang kerap dijadikan arena balap liar.
“Tolong kepada orang tua agar mengawasi dan jangan bermudah-mudah memberikan sepeda motor kepada anak-anaknya. Ini tugas rutin kami dan akan terus dilaksanakan penertiban,” tegas Timbul.
Polresta Banjarmasin berharap langkah penindakan yang konsisten tersebut dapat menekan angka pelanggaran lalu lintas, mengurangi risiko kecelakaan, serta menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas pada malam hingga dini hari di Kota Seribu Sungai ini.
Sumber : ANTARA



