KABARKALIMANTAN1, PALANGKA RAYA – Aksi cepat tanggap diperlihatkan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Palangka Raya. Tak butuh waktu lama setelah mendapat laporan musibah, PKB langsung bergerak cepat (gercep) turun ke lapangan untuk menyalurkan bantuan kepada para korban kebakaran di Jalan Murjani Gang Sari 45 Palangka Raya.
Langkah taktis ini diambil sebagai bentuk komitmen kemanusiaan untuk meringankan beban warga yang mendadak kehilangan tempat tinggal akibat amukan si jago merah. Pengurus dan kader PKB Palangka Raya langsung berkoordinasi dengan ketua RT setempat untuk menyiapkan bantuan darurat.
Bantuan tersebut diserahkan langsung Wakil Sekretaris Dewan Syuro DPC PKB Kota Palangka Raya, Norma Hikmah bersama sejumlah pengurus DPC PKB yang mewakili Ketua DPC PKB Kota Palangka Raya dengan mendatangi lokasi kebakaran.

Norma Hikmah mengatakan kehadiran jajaran pengurus PKB tidak hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga memberikan dukungan moril kepada para korban agar tetap tabah menghadapi cobaan.
“Musibah ini tentu menjadi duka bagi kita semua. Melalui PKB Peduli, kami ingin hadir di tengah masyarakat dan sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” kata Norma Hikmah.
Kehadiran bantuan dari PKB Palangka Raya yang terbilang sangat cepat ini disambut dengan rasa haru dan syukur oleh para ketua RT di wilayah terdampak.
Ketua RT 01/X Nawawi, Ketua RT 02/X Rahmat, dan Ketua RT 03/IX Udin, kompak menyampaikan rasa terima kasih mereka atas inisiatif cepat PKB yang langsung menyentuh akar rumput.
“Atas nama warga Gang Sari 45 mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan, semoga kita semua disehatkan selalu,”ucap mereka.
Terpisah Ketua DPC Palangka Raya Rusdiansyah menegaskan, aksi ini bukan sekadar seremonial. Mereka juga berkomitmen untuk terus mengawal proses pemulihan para korban, termasuk berkoordinasi dengan pihak pemerintah daerah agar para pengungsi mendapatkan penanganan layak.
Diharapkan bantuan yang diberikan dapat meringankan sedikit beban psikologis dan fisik para korban kebakaran dalam melewati masa-masa sulit ini.

