KABARKALIMANTAN1, Tanjung Selor, Kaltara – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A Paliwang mengatakan Provinsi Kaltara telah merencanakan membangun penyimpanan (storage) bahan bakar minyak (BBM) pada tahun depan (2027).
“Insya Allah di tahun 2027 kita sudah mulai kerjakan. Karena investor sudah ada dan lokasi juga sudah kita siapkan,” ujar Zainal A Paliwang diwawancara usai menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, di Kantor Gubernur Kaltara, Tanjung Selor, Kamis (10/9/2026).
Rencana pembangunan tempat penyimpanan BBM tersebut, menurutnya, sebagai upaya memperlancar distribusi dan juga menjaga stok BBM di Bumi Benuanta.
Sebab, katanya lagi, selama ini Kaltara masih bergantung pada penyimpanan BBM di provinsi lain, yaitu di Berau, Kalimantan Timur.
“Kita komunikasi terus untuk dapat kelancaran distribusi dari Pertamina, karena sampai saat ini masih menerima dari Berau. Kita belum punya storage BBM di Kaltara,” ujarnya lagi.
Dalam beberapa minggu terakhir, antrean kendaraan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) cukup panjang dan itu menjadi perhatian khusus Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara.
Gubernur mengaku telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat, terutama PT Pertamina untuk mencari solusi bersama terkait distribusi BBM.
“Kita selalu koordinasi dengan pusat, terutama ke pihak Pertamina untuk bisa menambah kuota di Kaltara. Karena kita tahu bahwa beberapa hari ini memang kita monitor di lapangan begitu panjang antrean di SPBU,” katanya lagi.
Kembali ia menegaskan sebagai salah satu solusi untuk kelancaran distribusi adalah Kaltara harus mempunyai tempat penyimpanan BBM sendiri dan tidak tergantung pada daerah lain.
“Kita berupaya untuk membangun storage di Kaltara dengan menggandeng vendor, sehingga kebutuhan BBM Kaltara tidak lagi tergantung dari Berau, karena nanti Kaltara sudah memiliki storage BBM sendiri,” kata Zainal.
Sumber : ANTARA



