KABARKALIMANTAN1, Bengkayang – Pemerintah Kota Singkawang Kalimantan Barat menargetkan penyediaan sekitar 3.000 hingga 4.000 unit rumah subsidi guna membantu sebanyak 8.174 masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang saat ini belum memiliki rumah.
Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengatakan pemerintah daerah terus mendorong percepatan program tersebut melalui koordinasi lintas sektor bersama perbankan, pengembang perumahan, serta pemangku kepentingan terkait.
“Pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan para pengembang guna mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi dalam pembangunan rumah subsidi, sehingga program tersebut dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran,” ujar Tjhai Chui Mie saat memimpin rapat koordinasi percepatan penyediaan 4.000 rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Ruang Rapat Wali Kota Singkawang, Selasa (10/03/2026).
Menurut dia, penyediaan rumah subsidi merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar dapat memiliki hunian yang layak dan terjangkau.
“Berdasarkan data yang ada, sekitar 8.174 masyarakat berpenghasilan rendah di Kota Singkawang saat ini belum memiliki rumah. Karena itu, pemerintah berupaya mempercepat pembangunan rumah subsidi agar kebutuhan hunian masyarakat dapat terpenuhi,” katanya.
Ia menambahkan, selain penyediaan unit rumah, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya pembangunan lingkungan perumahan yang layak dengan menghadirkan fasilitas pendukung seperti ruang ramah anak, taman bermain, serta fasilitas umum lainnya.
Menurutnya, kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan hunian yang nyaman sekaligus mendukung kualitas hidup masyarakat.
Melalui program rumah subsidi tersebut, dia berharap masyarakat tidak hanya memiliki tempat tinggal, tetapi juga dapat menempati kawasan hunian yang tertata, aman, dan berkualitas.
Sumber : ANTARA



