KABARKALIMANTAN1, Tanah Laut, Kalsel – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Pemkab Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), memperkuat pengawasan dan koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok serta memastikan kelengkapan bukti dukung pengendalian inflasi sebagai dasar evaluasi kinerja dan penerimaan insentif fiskal daerah.
Upaya tersebut dilakukan melalui ekspose dan desk pengisian bukti dukung pengawasan inflasi (Wasinflasi) yang digelar Inspektorat Kabupaten Tala di Aula Inspektorat setempat, dengan melibatkan perangkat daerah dan sejumlah instansi terkait.
Inspektur Pembantu (Irban) II Inspektorat Tala Srihadi di Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Jumat (2/10/2026), mengatakan pengendalian inflasi membutuhkan kerja sama lintas sektor, terutama untuk memastikan ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta pengawasan harga dan potensi penimbunan bahan pokok.
“Langkah kedua adalah rapat teknis TPID yang melibatkan BI, BPS, TNI/Polri, dan distributor,” ujar Srihadi saat memaparkan sembilan langkah pengendalian inflasi yang wajib dilaporkan melalui aplikasi Wasinflasi.
Dia menjelaskan, keterlibatan berbagai instansi diperlukan agar pengendalian inflasi tidak hanya berfokus pada pemantauan harga, tetapi juga mampu mengantisipasi gangguan pasokan dan distribusi yang dapat memicu kenaikan harga kebutuhan masyarakat.
“Langkah ketiga adalah menjaga pasokan bahan pokok dan kelancaran distribusi,” katanya.
Selain menjaga pasokan, pengawasan juga dilakukan melalui inspeksi mendadak ke pasar dan distributor untuk mencegah praktik penimbunan yang berpotensi mengganggu ketersediaan barang dan memicu kenaikan harga di tingkat konsumen.
Srihadi menambahkan, operasi pasar murah bersama perangkat daerah terkait serta koordinasi antardaerah menjadi bagian penting dalam menjaga keterjangkauan harga dan mengatasi ketimpangan pasokan komoditas pangan.
“Peran Kejaksaan dan Polri juga sangat krusial dalam sidak ke pasar dan distributor untuk mencegah penimbunan,” katanya.
Kegiatan yang dibuka Inspektur Kabupaten Tala H Andi Mashabi tersebut dihadiri Sekretaris Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), kepala perangkat daerah terkait, pejabat pengawas, auditor, serta unsur TNI, Polri, Kejaksaan Negeri Tala, Badan Pusat Statistik, dan Bank Indonesia.
Melalui pengisian bukti dukung Wasinflasi, Pemkab Tala berupaya memastikan pelaksanaan sembilan langkah pengendalian inflasi terdokumentasi dengan baik, sekaligus memperkuat evaluasi dan koordinasi agar kebijakan stabilisasi harga memberikan dampak nyata bagi daya beli masyarakat.
Sumber : ANTARA



