KABARKALIMANTAN1, Palangka Raya – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah (Kalteng), mulai melakukan seleksi terhadap para pelajar yang akan menjadi pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) tingkat kabupaten setempat 2026.
“Ada 135 pelajar jenjang sekolah menengah atas (SMA) sederajat mendaftarkan diri yang selanjutnya mengikuti seleksi,” kata Sekretaris Panitia Pelaksana Rekrutmen dan Seleksi Calon Paskibraka Gunung Mas 2026 Jhonson Ahmad saat dihubungi dari Kuala Kurun, Senin (6/4/2026).
Jhonson Ahmad yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Gumas menjelaskan ke 135 pelajar tadi terdiri dari 68 putra dan 67 putri. Mereka berasal dari berbagai SMA sederajat yang ada di kabupaten setempat.
Pendaftaran dilakukan secara dalam jaringan melalui Aplikasi Transparansi Paskibraka, dan berakhir pada 6 April 2026. Artinya tidak menutup kemungkinan jumlah pendaftar akan bertambah.
Sebelumnya tim panitia telah melakukan sosialisasi terkait pendaftaran calon Paskibraka Gumas 2026, ke 19 SMA sederajat yang tersebar di 12 kecamatan kabupaten setempat, 27 Januari hingga 13 Februari 2026.
Dengan adanya sosialisasi tersebut, diharap pelajar mengetahui persyaratan serta tata cara pendaftaran, sehingga mereka dapat mempersiapkan diri sekaligus mendaftarkan diri secara daring.
“Masih ada waktu beberapa hari ke depan. Kami mengajak putra-putri terbaik Gumas untuk segera mendaftarkan diri dan mengikuti seleksi,” tambahnya.
Seleksi Paskibraka sendiri akan melalui berbagai tahapan, mulai dari seleksi administrasi, tes wawasan kebangsaan, intelegensia umum, kesehatan, hingga kesamaptaan dan kepribadian.
Dari seluruh peserta, nantinya akan dipilih 55 orang terbaik untuk bertugas di tingkat kabupaten, dengan rincian 35 putra dan 20 putri.
Selain itu, tiga pasang peserta terbaik juga akan dipersiapkan untuk mengikuti seleksi di tingkat provinsi, dengan rincian tiga putra dan tiga putri.
Ia berharap seluruh peserta dapat mempersiapkan diri dengan baik agar mampu mengikuti setiap tahapan seleksi secara maksimal.
“Yang terpenting adalah kesiapan fisik, mental, serta kedisiplinan. Kami ingin mendapatkan putra-putri terbaik yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki karakter dan wawasan kebangsaan yang baik,” kata Jhonson Ahmad.
Sumber : ANTARA



