Pemkab Berau Lestarikan Tradisi Lokal sebagai Daya Tarik Wisata

KABARKALIMANTAN1, Berau, Kaltim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, Kalimantan Timur, melakukan berbagai langkah pelestarian tradisi lokal sebagai bagian dari pengembangan sektor pariwisata daerah, salah satunya melalui Lomba Perahu Panjang 2026 yang telah digelar di Sungai Segah.

“Lomba Perahu Panjang tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga ruang untuk menjaga tradisi yang diwariskan secara turun-temurun agar tetap hidup dan dikenal generasi muda,” ujar Wakil Bupati Berau, Gamalis di Tanjung Redeb, Senin (28/9/2026).

Pelestarian adat dan budaya perlu dilakukan secara berkelanjutan, lanjut ia, karena kekayaan tradisi dapat menjadi salah satu modal pengembangan pariwisata Berau.

Ia menyebut keberadaan tradisi lokal dapat dikemas menjadi atraksi budaya yang memperkaya pengalaman wisatawan ketika berkunjung ke daerah tersebut.

Budaya dan tradisi yang diwariskan oleh orang-orang terdahulu, katanya lagi, harus terus dijaga dan dilestarikan agar semakin kuat sehingga dampaknya dapat meningkatkan kunjungan wisata.

Hal ini ia nilai relevan dengan meningkatnya kunjungan wisatawan ke Berau dalam beberapa tahun terakhir. Data Pemerintah Kabupaten Berau mencatat kunjungan wisatawan pada 2024 mencapai 557.214 orang, terdiri atas 552.920 wisatawan nusantara dan 4.294 wisatawan mancanegara.

Jumlah tersebut meningkat menjadi 782.266 wisatawan pada 2025 atau naik sekitar 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, sepanjang Januari-April 2026, jumlah kunjungan wisatawan telah mencapai 201.852 orang.

Gamalis berharap kegiatan budaya seperti Lomba Perahu Panjang yang digelar pada Ahad, 27 kemarin dapat terus dikembangkan sehingga tidak hanya menjadi agenda tahunan daerah, tetapi mampu menarik perhatian wisatawan dari luar Berau.

“Kita sama-sama membangun Berau tercinta. Jangan sampai tradisi yang sudah menjadi warisan turun-temurun ini hilang. Justru harus dirawat bersama, dikembangkan dan terus dikenalkan kepada generasi muda,” katanya.

Ia berharap Lomba Perahu Panjang ke depan dapat berkembang menjadi agenda budaya berskala nasional hingga internasional, sehingga tradisi masyarakat Berau semakin dikenal sekaligus memperkuat daya tarik wisata daerah.

“Dari sini, maka budaya lokal yang tetap dilestarikan masyarakat semakin dikenal, sekaligus dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk datang ke Berau,” kata Gamalis.

 

 

Sumber : ANTARA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *