Sepakbola

Lolos Semifinal Selaku Juara Grup, Indonesia Masih Diremehkan

KABAR KALIMANTAN 1, Singapura – Tak perlu panas hati jika Indonesia terus diremehkan di Piala AFF. Lolos dengan predikat juara grup pun, masih tak diperhitungkan jadi kandidat finalise, apalagi juara.

Eks pelatih Thailand U-23 yang kini jadi pandit di ESPN, Steven Darby (66), memprediksi final Piala AFF 2020 akan mempertemukan Indonesia vs Vietnam. Hanya saja, pria asal Inggris ini memprediksi Vietnam bakal juara.

Indonesia dan Vietnam memang mendapat sorotan di Piala AFF. Permainan atraktif dan agresif mereka tunjukkan di fase Grup B Piala AFF 2020. Memang kedua tim bertemu dengan skor 0-0. Tapi dalam analisisnya Vietnam sangat superior, menguasai 70% penguasaan bola.

“Saya kecewa ketika tahu Vietnam bertemyu Thailand di semifinal. Laga ini seharusnya tercipta di final, mengingat kedua tim merupakan yang terbaik di turnamen ini,” kata Steven Darby kepada The Thao 247.

Media asal Vietnam, Soha.vn, juga meremehkan tim asuhan Shin Tae-yong. Media itu melihat laga semifinal Piala AFF 2020 layaknya babak semifinal edisi 1998.

Mereka pun memprediksi Singapura bisa menjungkalkan Indonesia, sedangkan Vietnam meredam Thailand.

Sekadar informasi, di Piala AFF 1998 (dulu bernama Piala Tiger), laga semifinal sama persis seperti edisi tahun ini. Hal yang membedakan, laga berjalan satu leg (edisi 2020 dua leg).

Sama seperti edisi kali ini, Vietnam merupakan unggulan di Piala AFF 1998. Bahkan di fase grup, Thailand dan Indonesia sama-sama menolak menjadi juara grup karena takut bertemu Vietnam di semifinal.

Alhasil, sepakbola gajah terjadi saat itu. Pemain belakang Indonesia, Mursyid Efendi, membuat gol bunuh diri. Tim Garuda kalah 2-3 dari Thailand.

Di semifinal, Indonesia yang berstatus runner-up Grup A bertemu Singapura selaku kampiun Grup B. Kemudian, Thailand juara Grup A bersua Vietnam yang di luar dugaan finis sebagai runner-up Grup B.

Hasilnya, Van Sy Hung dkk membawa tim Golden Star menang 3-0 atas Thailand di semifinal Piala AFF 1998.

Sementara itu, Indonesia yang sudah menghindari Vietnam, tetap kalah dari Singapura dengan skor 1-2.

Alhasil, Vietnam dan Singapura bertemu di partai puncak di Stadion Hanoi. Hasilnya, Singapura di luar dugaan menang 1-0 atas Vietnam lewat gol Sasikumar.

“Semifinal Piala AFF 2020 mempertemukan Vietnam vs Thailand dan Indonesia vs Singapura. Ini sama persis dengan semifinal Piala Tiger 1998, ketika Vietnam untuk pertama kalinya mengalahkan Thailand,” tulis Soha.vn.

“Sejarah terulang kembali jika Vietnam bisa mengalahkan Thailand dan Singapura menjegal Indonesia. Dengan begitu, Vietnam memiliki kesempatan membalaskan dendam lama melawan Singapura, kali ini di kandang sendiri,” tutup artikel tersebut.

Ada Pujian

Meski tak diunggulkan, toh tetap ada pujian untuk tim Garuda. Datangnya dari eks striker Malaysia, Safee Sali. Ia mengaku malu usai Harimau Malaya kalah 1-4 dari Indonesia pada laga terakhir Grup B Piala AFF.

“Ada satu situasi pemain kita kejar bola dari pemain Indonesia. Betapa malunya saya lihat pemain kita dikerjai tiga pemain Indonesia,” ucap Safee Sali dalam program Bola Mamak di channel Youtube Astro Arena, Senin (20/12).

Ia dan narasumber juga memuji  Indonesia yang bermain cepat dari kaki ke kaki. Hal itu membuat para pemain Harimau Malaya kelelahan.

“Permainan mereka cukup rapi dan memiliki organisasi yang baik saat menyerang maupun bertahan. Mereka memiliki pikiran yang cerdas dalam mengambil keputusan,” ujarnya.

Sementara eks bintang Singapura, Baihaki Khaizan memuji performa Arhan Pratama. “Arhan, kelas. Dia terus bergerak, tak kenal lelah, pandai cari posisi dan cepat ambil keputusan. Singapura harus hati-hati jaga pergerakan dia,” puji Baihaki.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

To Top