KABARKALIMANTAN1, Malinau, Kaltara – Peluncuran logo dan maskot Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalimantan Utara (Kaltara) Tahun 2026 dilaksanakan bersamaan dengan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) di Kabupaten Malinau.
“Kita hari memperingati Haornas Ke-43 Tahun 2026 dan sekaligus secara resmi meluncurkan logo dan maskot Porprov II Kaltara Tahun 2026,” ujar Bupati Malinau Wempi W Mawa di Halaman Kantor Bupati Malinau, Kaltara, Senin (14/9/2026).
Kegiatan ini, kata Wempi, sekaligus dirangkaikan dengan pembukaan Rapat Kerja Teknis Persiapan Pelaksanaan Porprov II Kaltara oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltara dan KONI Malinau yang penyelenggaraan Porprov-nya akan digelar di Kabupaten Malinau November mendatang.
“Peluncuran logo dan maskot Porprov II ini bukan sekadar memperkenalkan identitas visual, tetapi juga menjadi penanda dimulainya tahapan penting menuju penyelenggaraan pesta olahraga terbesar di tingkat Provinsi Kaltara,” katanya.
Porprov, lanjutnya, tidak hanya menjadi ajang untuk meraih prestasi dan medali, tetapi juga menjadi wadah mempererat persaudaraan serta memperkuat persatuan antardaerah.
Karena itu ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan. Persaingan di lapangan, kata dia, harus tetap dilandasi semangat persaudaraan.
“Di lapangan kita boleh bersaing dan berjuang untuk menjadi yang terbaik. Namun, jangan pernah kita kehilangan sportivitas dan persaudaraan. Setelah pertandingan berakhir, kita tetap merupakan satu keluarga besar Kaltara,” kata Wempi.
Dia berharap semangat sportivitas, persatuan, dan persaudaraan tersebut menjadi ruh dalam pelaksanaan Porprov II Kaltara yang pertama kali diselenggarakan di Kabupaten Malinau.
Adapun yang menjadi maskot Porprov II Kaltara Tahun 2026 yaitu Kucing Merah, satwa yang menjadi bagian dari kekayaan hayati Taman Nasional Kayan Mentarang (TNKM) dan memiliki keterkaitan dengan kekayaan alam Kabupaten Malinau. Di mana, keberadaan satwa tersebut juga pernah terekam melalui kamera pemantau yang dipasang di Kawasan TNKM.
Oleh sebab itu, Bupati Wempi berharap penggunaan Kucing Merah sebagai maskot dapat memperkenalkan kekayaan alam Malinau sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian satwa dan lingkungan.
“Selain maskot, logo Porprov II Kaltara juga diperkenalkan sebagai identitas resmi penyelenggaraan ajang olahraga yang tentu akan diikuti lima kabupaten/kota se-Kaltara,” ungkap Wempi.
Ketua KONI Malinau Ernes Silvanus mengatakan pemilihan Kucing Merah yang mempunyai nama latin Catopuma Badia dan merupakan hewan endemik Kabupaten Malinau ini sebagai maskot melalui sayembara desain maskot Porprov II Kaltara.
“Gagasan menjadikan Kucing Merah sebagai maskot bermula dari sayembara desain maskot dan Kucing Merah merupakan satwa langka endemik Malinau yang sempat terpantau melalui kamera pemerhati lingkungan di TNKM,” kata Ernes Silvanus.
Sumber : ANTARA



