KABARKALIMANTAN1, Sampit – Kodim 1015/Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah menjaring calon prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) Tahun Anggaran 2026 dari kalangan pelajar melalui sosialisasi kampanye kreatif ke sejumlah satuan pendidikan tingkat SMA.
Pasi Pers Kodim 1015/Sampit Kapten Inf Margus di Sampit, Jumat (16/1/2026), menyebut kehadiran mereka bertujuan memantik siswa agar mau mengabdikan diri kepada negara.
“Kegiatan sosialisasi Penerimaan Prajurit TNI AD ini dengan harapan dapat membangkitkan minat pelajar menjadi anggota TNI AD,” katanya.
Kegiatan ini di antaranya telah menyasar generasi muda di SMKN 2 Sampit hingga SMAN 4 Sampit. Kegiatan ini disambut antusias pelajar, khususnya kelas XII yang mulai mempersiapkan diri untuk kelulusannya.
Dalam sesi tersebut, disampaikan berbagai kriteria serta mekanisme pendaftaran, baik secara daring maupun dengan datang langsung ke markas Kodim. Pihak TNI siap memberikan arahan teknis bagi para siswa yang ingin mencoba peruntungan mereka.
“Jika adik-adik pelajar mau mendaftarkan diri jangan sungkan, bisa lewat online atau bisa juga datang ke Kodim 1015/Sampit, nanti di sana akan kami pandu,” ucapnya kepada para pelajar yang hadir.
Terpisah, Komandan Distrik Militer (Dandim) 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan menegaskan, seluruh rangkaian seleksi hingga dinyatakan lulus pendidikan tidak dipungut biaya sedikitpun.
Ia mengingatkan, para orang tua dan calon pendaftar agar tidak percaya pada oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang.
Proses rekrutmen ini dijalankan secara transparan, akuntabel, dan sangat kompetitif demi menjaring pemuda-pemudi terbaik di daerah.
Hanya mereka yang memenuhi standar kesehatan jasmani, mental ideologi, serta psikologi yang akan terpilih menjadi bagian dari TNI AD. Hal ini menjadi komitmen TNI untuk menjaga integritas dan transparansi proses rekrutmen.
“Seleksi yang dilakukan ini semuanya secara terbuka dan fair, sehingga TNI Angkatan Darat akan mendapatkan calon Prajurit yang betul-betul sehat jasmani dan rohani sesuai kriteria dan standar yang ditetapkan,” demikian Letkol Inf Dwi Candra Setyawan.
Sumber : ANTARA




