KABARKALIMANTAN1, Kuala Kurun — Ketua DPRD Kabupaten Gunung Mas, Binartha, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi tinggi kepada seluruh anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Gunung Mas yang telah sukses melaksanakan tugas pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih pada upacara peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Kuala Kurun.
“Melihat semangat dan kekompakan adik-adik Paskibraka saat mengibarkan bendera membuat saya merasa sangat bangga. Mereka telah menjalankan tugas mulia ini dengan penuh tanggung jawab dan disiplin,” ujar Binartha saat dihubungi dari Kuala Kurun, Selasa (19/8).
Politisi Partai Golkar tersebut menegaskan bahwa tugas sebagai Paskibraka bukan hal mudah. Selain membutuhkan fisik yang prima, juga diperlukan keteguhan mental dan rasa nasionalisme yang kuat.
“Menjadi pengibar bendera berarti membawa simbol kehormatan bangsa. Karena itu, tampil sempurna seperti yang dilakukan Paskibraka Gunung Mas merupakan bentuk dedikasi luar biasa,” katanya.
Binartha juga berpesan agar para anggota Paskibraka tidak cepat berpuas diri. Ia berharap pengalaman berharga ini menjadi bekal untuk terus berkembang dan berkontribusi bagi masyarakat.
“Tugas mereka belum selesai di sini. Ke depan, mereka harus terus belajar, memperluas wawasan, dan menjadi teladan bagi teman-temannya — sebagai generasi muda yang berkarakter dan berintegritas,” ujarnya.
Tahun ini, sebanyak 54 anggota Paskibraka Gunung Mas sukses menunaikan tugas pada upacara peringatan HUT RI ke-80, terdiri dari 31 putra dan 23 putri yang berasal dari berbagai SMA dan SMK di wilayah setempat.
Sebelum bertugas, mereka telah melalui proses seleksi ketat sejak Februari 2025 dengan total 123 peserta pada tahap awal. Setelah terpilih, para calon Paskibraka mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan (Pusdiklat) dengan sistem Desa Bahagia di Kuala Kurun sejak 4 Agustus 2025.
Pelatihan dilakukan di halaman Kantor Bupati Gunung Mas, dibimbing oleh Tim Pelatih Kodim 1016/PLK dan Polres Gumas, serta difasilitasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).
Selama pelatihan, peserta ditempa secara fisik dan mental agar siap menjalankan tugas bersejarah tersebut dengan penuh kehormatan.
“Para pelatih dan pembimbing telah berperan besar membentuk kedisiplinan dan semangat nasionalisme anggota Paskibraka. Hasilnya bisa kita lihat saat upacara , mereka tampil luar biasa,” tutup Binartha.




