Judul: Bupati Malinau Sampaikan Kondisi Akses Jalan Perbatasan ke Menhan RI

FacebookWhatsAppXShare

KABARKALIMANTAN1, Malinau, Kaltara – Bupati Malinau Wempi W Mawa menyampaikan kondisi akses jalan perbatasan kepada Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin saat kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara (Kaltara), Sabtu (3/10/2026).

“Saya diskusikan dengan Bapak Menhan, terutama kendala akses di wilayah perbatasan, baik yang ada di Apau Kayan maupun yang menghubungkan wilayah Kabupaten Malinau dengan Kabupaten Nunukan, yaitu Krayan dan Kabudaya,” ujar Bupati Malinau Wempi W Mawa.

Penyampaian tersebut disampaikan Bupati Malinau saat menyambut kedatangan Menhan RI bersama rombongan di Marshalling Area Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 921/Alang Impang di Desa Loreh, Kabupaten Malinau.

“Sebagai kepala daerah dan masyarakat Kabupaten Malinau, kami bersyukur Pak Menhan kita bisa tiba di Kabupaten Malinau dan kami sudah menerima beliau di tempat ini,” katanya.

Wempi mengatakan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan banyak hal dukungan terhadap Malinau, terhadap Indonesia, terutama bicara tentang perbatasan.

“Kami konsisten untuk menjaga (perbatasan) bersama-sama,” tegas Bupati Wempi.

Menurutnya, kehadiran Menhan pasti akan merekam dan mendengar secara langsung situasi serta kondisi yang ada di wilayah perbatasan, khususnya Kabupaten Malinau dan Kaltara.

“Tadi beliau menyampaikan beberapa harapan ke depan, termasuk bagaimana fungsi Yonif TP di Loreh ini bukan hanya untuk menjaga pertahanan negara di perbatasan, kehormatan bangsa, terlebih juga dimanfaatkan untuk percepatan pembangunan,” kata Wempi.

Dikutip dari laman Kementerian Pertahanan (Kemenhan RI), kedatangan Menhan RI dan rombongan diawali dengan pertemuan silaturahmi bersama Bupati Malinau Wempi W Mawa, dilanjutkan dengan penerimaan paparan satuan dari Wakil Komandan Yonif TP 921/Alang Impang mengenai kondisi kesatrian dan kesiapan operasional prajurit.

Kemudian Menhan melakukan peninjauan langsung ke Marshalling Area dan memberi pengarahan kepada seluruh prajurit di lapangan.

Dalam pengarahannya, Menhan Sjafrie menekankan peran vital Yonif TP 921/Alang Impang sebagai garda terdepan di wilayah perbatasan yang memikul tanggung jawab besar mengawal kedaulatan negara sekaligus mendukung penuh Pemerintah Daerah dan masyarakat perbatasan.

“Kalian sebagai prajurit mendapat kepercayaan dari rakyat dan negara untuk bertugas di Kabupaten Malinau, menjaga kedaulatan NKRI dan membuat rakyat merasa aman serta nyaman atas kehadiranmu,” kata Menhan.

Sebagai prajurit tempur, kata Menhan, harus menguasai kemampuan menembak, bela diri, dan patroli di tengah belantara perbatasan.

Namun di saat yang sama, tegasnya, sebagai prajurit teritorial pembangunan, juga harus hadir membantu mengatasi kesulitan masyarakat dan mendukung program pemerintah daerah.

 

 

Sumber : ANTARA

FacebookWhatsAppXShare

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Exit mobile version