BISNIS

Investor Minat Bangun Sarana Pemusnahan Limbah Medis di Kotim

KABAR KALIMANTAN 1, Sampit – PT Bumi Resik Nusantara Raya akan menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, untuk membangun insinerator atau pemusnahan limbah medis berskala besar seiring dengan potensi di daerah ini yang terbuka lebar.

“Dirut PT Bumi Resik Nusantara Raya menyampaikan akan mengawali kerja sama ini dengan pembangunan insinerator limbah medis yang cakupannya wilayah Provinsi Kalimantan Tengah, bahkan kemungkinan besar akan mencakup wilayah Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat hingga wilayah Sulawesi,” kata Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kotawaringin Timur, Susilo di Sampit, Selasa (8/3/2022).

Rencana itu disampaikan pimpinan PT Bumi Resik Nusantara Raya di Jakarta saat bertemu dengan Bupati Halikinnor beserta jajarannya. Ini merupakan tindak lanjut kesepakatan kedua pihak yang telah dilaksanakan di Sampit pada 4 September 2021 lalu.

Dalam pertemuan yang kemudian dilanjutkan kunjungan ke pabrik perusahaan tersebut pada 1 hingga 3 Maret lalu, Bupati Halikinnor didampingi Sekretaris Daerah Fajrurrahman, Kepala DPMPTSP Imam Subekti, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Machmoer, Kepala Dinas Kesehatan Umar Kaderi, Kepala Bappelitbanda, Kepala Bagian Ekonomi, Kepala Bagian Sumber Daya Alam dan Dirut Perusda PT Hapakat Betang Mandiri.

Saat ini, kerja sama Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur dengan PT Bumi Resik Nusantara Raya ini terkait pengelolaan sampah. Namun, tidak menutup peluang adanya perluasan komitmen, jika ada potensi lain yang bisa menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD) bagi daerah.

Salah satu bidang usaha PT Bumi Resik Nusantara Raya adalah jasa manajemen pengolahan sampah ZERO+, termasuk pengolahan limbah beracun (B3) seperti limbah rumah sakit, industri dan lain-lain. Kegiatan ini dinilai menjadi peluang, karena jika banyak perusahaan dari luar daerah yang menggunakan jasa tersebut, maka akan berdampak pada PAD Kotawaringin Timur.

Kadin yang sejak awal memfasilitasi kerja sama ini, kembali mendampingi pemerintah daerah dalam pemantapan tindak lanjut. Jasa pemusnahan limbah medis dinilai menjadi peluang usaha bersama yang cukup menjanjikan.

Sebagai catatan, fasilitas kesehatan maupun perusahaan yang aktivitasnya menghasilkan limbah berbahaya, wajib memusnahkan limbah tersebut sesuai aturan dan standar kesehatan yang berlaku. Namun tidak semua memiliki insinerator atau tempat pemusnahan limbah yang memadai.

Tidak terkecuali di tengah pandemi COVID-19 yang sudah dua tahun melanda, jasa pemusnahan limbah medis dinilai menjadi sebuah peluang karena sampah medis mengalami peningkatan signifikan. Selain itu, jasa ini juga untuk membantu pemerintah dalam mengatasi masalah limbah beracun, termasuk limbah medis.

Bupati Halikinnor menyampaikan apresiasi kepada Kadin Kotawaringin Timur yang telah memprakarsai banyaknya investor yang masuk ke daerah ini, salah satunya adalah PT Bumi Resik Nusantara Raya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada PT Bumi Resik Nusantara Raya yang telah mau menanamkan investasi di Kabupaten Kotawaringin Timur. Pengelolaan sampah itu nantinya juga akan menjadi wisata edukasi yang memberikan jaminan pendidikan kepada anak-anak muda dan masyarakat yang ada di Kabupaten Kotawaringin Timur.

“Pihak perusahaan juga menyampaikan bahwa investasi yang dilakukan di Kotim bukan hanya terkait pengelolaan sampah, tapi nanti akan ada pengembangan-pengembangan lain yang sangat signifikan yaitu diantaranya adalah pengelolaan sampah menjadi energi listrik, pembangunan pabrik minyak goreng dan lainnya. Bupati sudah setuju dan mengapresiasi luar biasa itu,” jelas Susilo.

Setelah pertemuan dengan manajemen PT Bumi Resik Nusantara Raya, Kadin juga mendampingi pemerintah daerah berkunjung ke kantor PT Tri Karya Group yang menaungi beberapa investor besar yang ada di Indonesia. Ini sebagai upaya untuk mendorong kemajuan daerah melalui sektor-sektor ekonomi yang harus dibangun Kotawaringin Timur.

 

Sumber : ANTARA

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

To Top