All Sport

Fix! Liga 3 Dialihkan ke Palangka Raya, 4 Klub Masih Pikir-Pikir

KABARKALIMANTAN1, Palangka Raya — Pengalihan tuan rumah liga 3 zona Kalimantan Tengah secara mendadak dari Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara ke Kota Palangka Raya, ternyata bukan rumor semata. Hal ini setelah panitia pelaksana menggelar rapat perdana persiapan laga di RM Kampung Lauk Palangka Raya, Kamis (30/12/2021).

Tiga Anggota Exsekutif (Exco) Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kalimantan Tengah, Budi Yantoro, Hatir Sata Tarigan dan Ardayan Tanggar serta sejumlah panitia lainnya terlihat hadir.

“Sebenarnya liga 3 akan dilaksanakan di Muara Teweh, tapi karena sesuatu dan lain hal, maka dipindahkan ke Palangka Raya,”kata Budi

Liga 3 akan berlangsung di Stadion Tuah Pahoe Palangka Raya, sejak 3-9 Januari 2022. Semua izin baik dari Polresta Palangka Raya dan Satgas COVID-19, sedang diurus.

Untuk sistem pertandingan, tergantung jumlah peserta yang nantinya akan ikut laga ini. Jika hanya 6 peserta akan menggunakan setengah kompetisi, tetapi apabila 7 peserta, menggunakan sesuai jum awal di Muara Teweh, bisa dibagi pool A dan B.

Ardayan Tanggar meminta para panitia agar bekerja ekstra karena pemindahan lokasi penyelenggaraan dilakukan secara mendadak dari Muara Teweh ke Kota Palangka Raya.

“Persiapan kita cukup mendadak. Saya minta kekompakan dan kerjasamanya dan menekankan agar daftar nama wasit segera disusun,”ujarnya.

Hatir menambahkan untuk wasit tidak ada masalah, tetapi harus terlebih dulu memastikan jumlah klub yang akan ikut.

Hatir mengakui persiapan mereka harus dilakukan dari nol, karena pemindahan tuan rumah Liga 3 dilakukan secara mendadak. Sebenarnya Muara Teweh jauh lebih siap sebagai tuan rumah, tapi karena ada permintaan dari Ketua Asprov PSSI Kalteng Leonard S Ampung, sehingga mau tak mau harus setuju.

Padahal ia sempat berbeda pendapat dengan Leonard, karena ingin mempertahankan Muara Teweh sebagai tuan rumah. Tetapi Leonard tetap bersikeras dengan alasan pertimbangan teknis.

Sementara itu panitia telah menjadwalkan pelaksanaan teknikal meting dan sistem pertandingan, via zoom, Jumat (31/12/2021), pukul 11.00 wib sampai selesai.

Manajer Persatuan Sepakbola Muara Teweh (PSMTW) Barito Utara, Surianor yang dihubungi melalui telepon, mengaku sangat keberatan tuan rumah liga 3 dipindah ke Palangka Raya.

“Harus di sini, apalagi SK penetapan Muara Teweh sebagai tuan rumah sudah dikeluarkan Asprov PSSI. Kamu banyak kerugian karena adanya pembatalan tersebut,”ujarnya.

Ia tidak bisa memastikan apakah timnya akan tetap mengikuti liga 3 ini, karena belum melakukan kordinasi, terlebih lagi sudah terlanjur kecewa lantaran Muara Teweh dibatalkan secara sepihak sebagai tuan rumah.

Tak hanya klub yang dinaunginya saja yang manis pikir-pikir mengikuti Liga 3, tetapi juga tiga klub lainnya yakni Kalimantang FC, Jenamas FC dan Barsel FC. Makanya saat mengetahui Muara Teweh batal sebagai tuan rumah, mereka membuat surat pernyataan, yang ditujukan ke PSSI dan Asprov PSSI. (TVA)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top