Kotawaringin Timur

DPRD Kotim Dukung Penambahan Pos Damkar Optimalisasi Pelayanan

KABAR KALIMANTAN1, Sampit – Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah mendukung penambahan pos dan personel pemadam kebakaran atau damkar untuk mengoptimalkan pelayanan.

“Perlu menambah pos pemadam kebakaran dan unit mobil pemadam kebakaran di beberapa titik kecamatan, agar petugas bisa siaga menerima laporan dan menuju ke lokasi kebakaran dengan segera tanpa memerlukan waktu lama,” kata Juru Bicara Fraksi PAN Megawati di Sampit, Selasa (7/3).

Seperti diketahui, Kotawaringin Timur terdiri dari 168 desa, 17 kelurahan dan 17 kecamatan. Wilayahnya yang sangat luas 16.796 km² menjadi tantangan dalam bidang penanganan kebakaran dan penyelamatan.

Selain ancaman kebakaran permukiman, masalah yang selalu mengintai adalah kebakaran hutan dan lahan. Ini selalu menjadi momok, khususnya saat kemarau karena luasnya lahan gambut yang mudah terbakar dan sulit dipadamkan.

Untuk itulah, kekuatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan perlu ditambah dan disebar. Selain di wilayah Kota Sampit, pos Damkar juga diharapkan dibangun di wilayah utara, barat dan selatan agar mudah dan cepat menjangkau lokasi jika terjadi kebakaran.

“Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap pentingnya kesadaran terhadap kebakaran bangunan dengan cara lebih peduli terhadap arus listrik, terutama di rumah seperti mematikan listrik yang tidak digunakan, tidak menggunakan arus listrik dalam jumlah yang banyak,” kata Megawati.

Sementara itu terkait pengajuan Rancangan Peraturan Daerah tentang Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Fraksi PAN mendukung agar ini segera dibahas di DPRD bersama eksekutif.

Kebakaran merupakan hal yang sangat tidak diinginkan, tidak mengenal waktu, tempat atau siapapun yang menjadi korbannya. Masalah kebakaran di Kabupaten Kotawaringin Timur dapat dibilang masih banyak terjadi. Hal ini menunjukkan betapa perlunya kewaspadaan pencegahan terhadap kebakaran untuk ditingkatkan.

“Kebakaran dapat dicegah dengan melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran mulai dari perencanaan darurat kebakaran, organisasi atau unit penanggulangan kebakaran, penyediaan jalur evakuasi, penyediaan sarana dan fasilitas dalam menghadapi kebakaran serta pembinaan dan pelatihan,” demikian Megawati.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotawaringin Timur, Hawianan mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan penambahan personel. Selain itu, rencana pembangunan posko tambahan juga diajukan dan diharapkan mendapat dukungan DPRD karena memerlukan anggaran.

“Rencana kami itu ada posko di Pundu Kecamatan Cempaga Hulu, Parenggean, Telawang dan Samuda. Jadi empat penjuru kita jangkau. Mudah-mudahan ini bisa segera kita realisasikan,” demikian Hawianan. (ant)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top