KABARKALIMANTAN1, Sampit – Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan mengatakan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di tiga desa di Kecamatan Telaga Antang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, menyesuaikan aspirasi masyarakat agar benar-benar berdampak nyata.
“Pemilihan sasaran ini melalui sarana aspirasi musrenbang tingkat desa hingga kabupaten, sehingga dampak atau manfaatnya akan mengena lebih mendalam dan terkoneksi secara terpadu,” jelasnya di Sampit, Rabu (4/3/2026).
Dwi Candra yang juga Dansatgas TMMD ini menjelaskan pemilihan Desa Batu Agung, Tribuana, dan Bukit Indah, di Kecamatan Telaga Antang sesuai Surat Telegram Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) yakni mengusung mekanisme bottom-up agar manfaatnya tepat sasaran dan lebih mendalam bagi masyarakat.
“Hingga saat ini progres penimbunan jalan desa sepanjang 2,5 km di empat lokasi telah mencapai rata-rata 62 hingga 80 persen, sementara pembangunan siring dan box culvert di Desa Tribuana sudah tuntas 100 persen,” katanya.
Selain jalan, Satgas TMMD juga melaporkan keberhasilan sasaran fisik tambahan, seperti rehab gereja dan pembuatan tempat wudhu yang telah rampung sepenuhnya, serta normalisasi sungai sepanjang 300 meter menggunakan alat berat.
“Untuk sasaran non-fisik seperti sosialisasi wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, hingga judi online (judol) sudah mencapai 100 persen, termasuk bakti sosial pembagian sembako dan pelayanan kesehatan gratis,” tambahnya.
Berikutnya sektor ketahanan pangan juga diperkuat dengan penyediaan dua unit kolam beserta 1000 bibit ikan, serta pembuatan kebun sayur dan buah yang progresnya telah menyentuh angka 95 persen di lokasi sasaran.
Staf Ahli Bupati Kotim Bidang Kemasyarakatan dan SDM Muslih menyebut TMMD sebagai wujud nyata gotong royong antara TNI dan pemerintah.
Sinergi yang terbangun melalui TMMD ke-127 ini menjadi contoh praktik baik pembangunan berbasis kebersamaan, demi mewujudkan masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur yang lebih maju, mandiri dan sejahtera.
“Pemerintah hadir dengan pendanaan, lalu TNI turun langsung bersama masyarakat. Ini sangat berharga dalam membantu pemerintah daerah melakukan percepatan pembangunan, khususnya di lokasi terpencil,” ujarnya.
Sumber : ANTARA



