Bawaslu Katingan Temukan 13 Pemilih Meninggal dalam PDPB

KABARKALIMANTAN1, Palangka Raya – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, menemukan 13 nama pemilih yang telah meninggal dunia dalam pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB).

Anggota Bawaslu Katingan sekaligus Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HP2H) Usman Sitepu di Katingan, Selasa (22/9/2026), mengatakan pihaknya juga menemukan empat nama yang memenuhi kategori pemilih baru.

“Dari hasil pengawasan, kami menyampaikan saran perbaikan terhadap 17 nama pemilih, terdiri dari 13 pemilih yang telah meninggal dunia dan empat pemilih baru,” kata Usman.

Temuan tersebut disampaikan Bawaslu Katingan dalam rapat koordinasi PDPB yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Katingan di Kantor KPU Katingan.

Usman menjelaskan temuan itu menjadi bagian dari pengawasan Bawaslu untuk memastikan data pemilih dalam PDPB terus disesuaikan dengan kondisi faktual masyarakat.

Menurut dia, pemutakhiran data secara berkelanjutan penting untuk memperbaiki data warga yang sudah tidak memenuhi syarat sebagai pemilih sekaligus memastikan warga yang telah memenuhi syarat terdaftar sebagai pemilih.

Pada Pemilu 2024, DPT Kabupaten Katingan tercatat sebanyak 124.384 pemilih, terdiri atas 64.845 pemilih laki-laki dan 59.539 pemilih perempuan. Data tersebut tersebar di 13 kecamatan, 161 desa/kelurahan, dan 520 TPS.

Usman mengatakan data pemilih yang terus diperbarui dan valid merupakan salah satu fondasi penyelenggaraan pemilu dan pemilihan kepala daerah yang tertib. Data tersebut juga diperlukan untuk memastikan hak pilih masyarakat terlindungi sesuai ketentuan.

“Pemutakhiran data pemilih bukan hanya persoalan administrasi, tetapi menyangkut hak masyarakat untuk dapat terdaftar sebagai pemilih sesuai ketentuan,” ujarnya.

Ia berharap KPU Katingan menindaklanjuti seluruh saran perbaikan yang disampaikan Bawaslu sehingga data pemilih dalam PDPB semakin akurat dan sesuai dengan kondisi terkini di lapangan.

Bawaslu Katingan juga mendorong penguatan koordinasi dengan KPU dan pemangku kepentingan terkait agar pembaruan data dilakukan secara konsisten.

Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung tersedianya data pemilih yang semakin akurat sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan pemilu dan pemilihan kepala daerah. Bawaslu Katingan sebelumnya juga menekankan pentingnya pengawasan PDPB secara berkelanjutan untuk menjaga data tetap akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

Sumber : ANTARA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *