KABARKALIMANTAN1, Palangka Raya — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Pendidikan (Disdik) meluncurkan program pembelajaran bahasa asing secara virtual untuk jenjang SMA dan SMK di seluruh kabupaten/kota.
Pelaksana Tugas Kepala Disdik Kalteng, Reza Prabowo, menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi digital memungkinkan pemerataan akses pembelajaran bahasa asing hingga ke wilayah yang selama ini kekurangan tenaga pengajar.
“Perkembangan teknologi memberikan peluang besar bagi pemerataan kualitas pendidikan, termasuk untuk meningkatkan kemampuan bahasa asing para siswa,” ujar Reza, Kamis (30/10/2025).
Program ini menyediakan kelas daring yang mengajarkan berbagai bahasa, mulai dari Inggris, Jepang, Jerman, Arab hingga Prancis, dan dirancang agar peserta didik dapat berinteraksi langsung dengan pengajar melalui sistem pembelajaran virtual.
Reza menambahkan, inisiatif ini sekaligus menjadi langkah konkret Pemprov Kalteng dalam meningkatkan kompetensi global generasi muda di tengah arus digitalisasi yang semakin kuat.
“Kita kini bisa memantau proses belajar mengajar secara langsung dari jarak jauh. Sekolah-sekolah dapat terhubung satu sama lain melalui satu sistem,” jelasnya.
Ia juga menyoroti kendala klasik yang masih dihadapi sejumlah sekolah di daerah terpencil, yakni terbatasnya guru bahasa asing, bahkan guru Bahasa Inggris.
“Dengan dukungan sarana digital yang telah dimiliki banyak sekolah, siswa di pelosok kini memiliki kesempatan mengikuti pembelajaran yang sama dengan siswa di perkotaan,” tegas Reza.




