Pemprov Kalteng Perkuat Kapasitas SDM Pengelola Audio Video

KABAR KALIMANTAN1, Palangka Raya -Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) memperkuat kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pengelola audio video agar tidak tertinggal di tengah perkembangan teknologi, melalui dukungan atas pelatihan yang digagas Asosiasi Penggiat Audio Visual dan Musik Indonesia (APAVMI) setempat.

Sekda Kalteng Nuryakin di Palangka Raya, Rabu (17/1), mengatakan kegiatan yang digagas APAVMI memberi manfaat, tak hanya bagi SDM pengelola audio video di lingkup pemerintahan, tetapi juga swasta maupun masyarakat pada umumnya.

“Perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat di era globalisasi saat ini membuat kita harus mampu menyesuaikan diri apabila tidak ingin tertinggal. Ketertinggalan dapat diatasi ataupun diantisipasi, dengan mengikuti maupun mempelajari teknologi yang digunakan,” jelasnya.

Menurutnya, audio video merupakan teknologi yang sering digunakan, sehingga perlu dipahami dengan baik cara penggunaannya. Apalagi seminar ini menghadirkan sosok Bapak Pendidikan Audio Indonesia yakni David Klein Karnadi.

“Pelatihan ini sangatlah strategis, sangat dibutuhkan semua petugas atau operator audio video sistem yang ada di setiap dinas di lingkungan Pemprov Kalteng agar lebih optimal dalam mengelola audio video sistem pada semua acara resmi dan kedinasan,” ucapnya.

Seminar dan pelatihan tersebut juga membahas tentang mengatur perangkat audio mixer dengan tepat dan benar, serta turtorial live streaming menggunakan Zoom meeting atau Google meet.

Selain memberi pengetahuan dan keterampilan penggunaan peralatan audio, kata dia,  kegiatan itu juga diharapkan membahas standarisasi keamanan perangkat elektronik untuk kegiatan resmi kedinasan, serta standarisasi SDM yang menangani kegiatan tersebut.

Ketua DPD APAVMI Kalteng Ida Mustika mengatakan pihaknya berupaya terus memacu peningkatan kualitas SDM pengelola audio visual setempat, sehingga berdampak positif pada peningkatan nilai secara bisnis.

Kegiatan tersebut diikuti peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Kalteng, bahkan sejumlah daerah di Kalimantan Selatan seperti Tanjung, Kabupaten Tabalong. (ANT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *