KABARKALIMANTAN1, Katingan — Sebanyak 48 siswa terbaik di Kabupaten Katingan resmi mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat kabupaten tahun 2025.
Kegiatan yang berlangsung selama 12 hari, mulai 6 hingga 17 Agustus, bertujuan menanamkan nilai cinta tanah air, kebanggaan nasional, dan jiwa patriotisme kepada generasi muda. Peserta diklat terdiri dari 29 putra dan 19 putri yang lolos seleksi ketat.
Ketua DPRD Katingan, Marwan Susanto, S.Sos, MAP, menyampaikan bahwa Diklat Paskibraka bukan sekadar pelatihan baris-berbaris, tetapi juga sarana mendalami makna dan arti Bendera Merah Putih sebagai simbol kedaulatan bangsa.
“Kegiatan ini adalah upaya nyata untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme dan rasa persatuan kepada generasi muda,” ujar Marwan.
Ia menekankan bahwa keikutsertaan dalam Paskibraka merupakan kehormatan sekaligus kesempatan untuk membentuk karakter yang tangguh, disiplin, dan berwawasan kebangsaan.
Menurutnya, setiap peserta yang terpilih telah menunjukkan kualitas terbaik di antara ribuan pelajar lainnya.
“Para peserta harus memanfaatkan setiap sesi pelatihan untuk memperkuat kerja sama tim, kekompakan, dan mental yang siap menghadapi tantangan,” tambahnya.
Selain melatih fisik, Diklat Paskibraka juga menjadi ajang untuk mengasah kepemimpinan dan meningkatkan kedisiplinan. Marwan berpesan agar peserta selalu menjaga kesehatan, mematuhi arahan pelatih, dan mempererat tali persaudaraan selama pelatihan.
“Kesiapan fisik, mental, dan disiplin yang maksimal akan menentukan keberhasilan peserta dalam menjalankan tugas pada upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan ke-80 RI pada 17 Agustus 2025,” tutup Ketua DPRD Katingan.




